PERUMAHAN MURAH BEKASI TERBARU

Info rumah murah, strategis, asri, bebas banjir, keamanan 24 jam, Dp rumah murah, rumah murah tanpa Dp, cicilan rumah murah, Info rumah subsidi, KPR, desain rumah, Info jual beli properti. Hubungi: Arie DJ 0812.9036.9997 (Call/WA)

sponsor

Responsive Ads Here

Syarat KPR

Ada beberapa persyaratan dasar dalam pengajuan KPR. Salah satunya, Anda harus berusia minimal 21 tahun. Selain itu, telah memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap sebagai pegawai tetap/wiraswasta/professional dengan masa kerja minimal 1 tahun (pegawai) atau 2 tahun (professional/wiraswasta). Dalam persyaratan KPR ada beberapa dokumen yang Anda butuhkan diantaranya:

Dokumen pribadi:
  1. WNI (Warga negara Indonesia) 
  2. Lama bekerja minimal 2 tahun 
  3. Status karyawan / pengusaha / profesional 
  4. Usia maksimal kredit 55 tahun karyawan 
  5. Angsuran maksimal 1/3 dari penghasilan karyawan /joint income 
  6. Pas Foto Suami Istri 4 x 6 (5 Lembar) 
  7. Foto Copy KTP/Paspor/KITAS/KITAP Suami dan Istri (5 Lembar) 
  8. Foto Copy Kartu keluarga (5 Lembar) 
  9. Foto Copy NPWP (5 Lembar) 
  10. Foto Copy Buku nikah (5 Lembar) 
  11. Slip gaji Asli 3 bulan terakhir Asli 
  12. Surat keterangan bekerja (bagi pegawai)Asli 
  13. Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir Asli          

Dokumen untuk Wiraswasta :
  1. Usia maksimal 60 tahun 
  2. Lama Usaha minimal 2 tahun 
  3. Pas Foto Suami Istri 4 x 6 (5 Lembar) 
  4. Foto Copy KTP/Paspor/KITAS/KITAP Suami dan Istri (5 Lembar) 
  5. Foto Copy Kartu keluarga (5 Lembar) 
  6. Foto Copy NPWP (5 Lembar) 
  7. Foto Copy NPWP (wajib) dan SIUP/TDP (bila Wiraswata/usaha) 
  8. Foto Copy Akte Pendirian (jika mempunyai PT/CV wajib ada) 
  9. Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir Asli 

Dokumen KPR untuk Profesional :
  1. Usia maksimal 60 tahun 
  2. Pas Foto Suami Istri 4 x 6 (5 Lembar) 
  3. Foto Copy KTP/Paspor/KITAS/KITAP Suami dan Istri (5 Lembar) 
  4. Foto Copy Kartu keluarga (5 Lembar) 
  5. Foto Copy NPWP (wajib) dan SIUP/TDP (bila Wiraswata/usaha) 
  6. Foto Copy Izin Praktek 

Selain memperhatikan soal persyaratan KPR, ada baiknya juga kita mengetahui hal-hal penting saat mengajukan KPR. Apa saja hal-hal penting yang harus Anda perhitungkan? Diantaranya adalah;

Jika rumah yang dibeli dari perorangan, maka pastikan bahwa sertifikat tidak bermasalah dan ada IMB sesuai dengan kondisi bangunan yang ada

Jika membeli rumah dari developer, pastikan bahwa mereka telah mempunyai ijin-ijin, antara lain :
  • Izin Peruntukan Tanah  
  • Izin Lokasi, 
  • Aspek Penata-gunaan lahan, 
  • Site Plan yang telah disahkan, dsb. 
  • Prasarana sudah tersedia 
  • Kondisi tanah matang 
  • Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB Induk atas nama developer 
  • IMB Induk 

Kenali reputasi penjual. Pastikan bagaimana track record si penjual (perorangan atau developer) dengan hasil bangunannya

Jangan lakukan transaksi jual beli di bawah tangan. Jika rumah yang Anda beli dalam status jaminan bank, maka lakukan pengalihan kredit pada Bank yang bersangkutan dan dibuat akte jual beli di hadapan pihak notaris. Jangan lakukan transaksi pengalihan kredit "di bawah tangan" atau dasar kepercayaan. Tanda bukti jangan hanya berupa kwitansi biasa karena bank tidak mengakui transaksi seperti ini.

Dengan mengenal kembali apa itu KPR, jenisnya, biaya prosesnya, persyaratan ataupun hal-hal penting saat pengurusan, diharapkan Anda bisa mempersiapkan lebih matang lagi dalam mengajukan KPR.

Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar